"Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selamanya selama berpegang teguh dengan keduanya, Kitabullah dan Sunnah" (HR. Malik)

oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin

Nasihatku kepada para pedagang seluruhnya, hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah ta’ala dan hendaklah mu’amalah (transaksi) mereka dilakukan dengan jujur dan jelas. Jujur dalam sifat-sifat menarik yang diucapkannya tentang barang dagangannua, dan menjelaskan cacat yang ada padanya. Sehingga mereka mendapatkan berkah dalam perniagaannya. Dalam sebuah riwayat shahih, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau bersabda:

“Barangsiapa yang ingin diselamatkan dari api neraka dan masuk ke dalam surga, maka hendaklah ia mati dalam keadaan beriman kepada Allah ta’ala dan hari akhir serta memberikan kepada orang lain apa yang dia sendiri senang diberi hal itu”

Dan terdapat dalam hadits shahih, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

“Tidak beriman (dengan sempurna) salah seorang di antara kalian sampai ia menyukai untuk saudaranya apa yang disukai untuk dirinya”. [Muslim]

Jika ada orang yang tidak suka dipergauli tanpa ada penjelasan, maka bagaimana bisa dia membenci hal itu untuk dirinya dan dia menyukai hal itu untuk orang lain?

[Diangkat dari Fiqih wa Fatawa al Buyu’ hlm. 273, Majalah As-Sunnah Edisi 05/Tahun X/1427H/2006M]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: